Belajar Bahasa Baru Tanpa Kehilangan Konsistensi
Hambatan terbesar dalam belajar bahasa bukan kesulitan materinya, melainkan menjaga agar kegiatannya tetap berjalan setelah minggu ketiga ketika rasa baru mulai hilang.
Sesi pendek setiap hari mengalahkan sesi panjang sekali seminggu. Otak memperkuat ingatan melalui pengulangan yang tersebar, bukan melalui durasi dalam satu waktu.
Menempelkan kebiasaan baru pada kebiasaan lama membuatnya lebih mudah bertahan. Misalnya selalu membuka aplikasi bahasa tepat setelah menyeduh kopi pagi.
Mulailah berbicara jauh lebih awal dari yang terasa nyaman. Menunggu sampai merasa siap biasanya berarti menunda selamanya.